Beranda > Komputer > Beberapa Solusi Bila Komputer atau Laptop Lambat

Beberapa Solusi Bila Komputer atau Laptop Lambat

“Perasaan Laptop Kok Lambat yah..?? Jangan jangan ada viruznya nih….?”
Itulah biasanya kesimpulan kita kalau merasa kinerja dari laptop semakin lambat. Sebelum ber su’uzon sama virus, ada baiknya kita boost dulu kinerja OS(Operating System) di laptop. Ada beberapa trik dalam mempercepat kinerja nya :

1. Buang semua caching file yang ada di folde “Prefetch”

Caching file merupakan file bekas / sampah yang muncul akibat dari penggunaan memory internal. Karena ini menyebabkan daya kinerja RAM  menjadi lemah.

Caranya : tekan tombol [start+R] > ketik “Prefetch”
Kemudian > tekan “OK”


Maka Akan Muncul Konfirmasi seperti ini lanjut klik “Continue”


Maka Akan Muncul window baru yang berisi file file Caching tadi
Kemudian select All dengan cara tekan Ctrl+A
Dan klik kanan Mouse kemudian Delete.

2. Buang Semua file “Sampah” yg ada di temporary folder

Dengan cara sama dengan yg poin no 1 hanya di command Run di ketik   %tmp%

3.    Setting best  performance
Efek ini memang untuk keindahan tampilan, Akan tetapi mempengaruhi kinerja Komputer. Untuk mematikan efek ini, caranya adalah :
Klik kanan pada [Computer]

> klik [properties] > klik [Advance system setting]
> pada bagian performance klik tombol [setting]
sehingga muncul jendela Performance Options. Klik [adjust for best performance].


( Kalau saya lebih suka menghilangkan semua tanda centang, kecuali pada dua opsi paling bawah saya centang ). kemudian klik [OK]

4. Memperbesar ruang hardisk untuk “Point System Restore”

Maksudnya ialah, bahwa hard disk ( khususnya pada drive C: ) jika sisa ruang kosong yang tersedia sedikit tentu akan membuat kinerja windows lambat. Biasanya yang menyebabkan kapasitas hard disk berkurang adalah adanya point system restore. Setiap ada perubahan pada windows, biasanya akan membuat point system restore. Semakin banyak point restore yang dibuat maka kapasitas hard disk akan berkurang. Karena system restore ini juga berguna suatu saat windows terjadi error, maka konsep ini tetap kita pergunakan. Nah biar tidak selalu menghapus point restore yang sudah terlalu lama, maka sebaiknya kita atur kapasitas hard disk yang akan digunakan sebagai restore point. Caranya adalah sebagai berikut :
Klik kanan [Computer]
> pilih [Properties]
> klik [System Protection]
> klik pada tombol [Configure] >
Kemudian atur kapasitas yang hendak digunakan. Jangan terlalu besar, menurut saya 5-10 % dari sisa kapasitas hard disk yang tersisa sudah cukup. klik OK

5. Matikan fitur-fitur yang jarang dipergunakan.
Pada windows 7 tersedia banyak sekali fitur-fitur khususnya fitur untuk mempercantik tampilan. Kalau fitur ini diaktifkan maka akan banyak memakan ruang di vga maupun memori. akibatnya kinerja computer juga menjadi lambat.
a. Nonaktifkan Aero themes
Klik kanan [desktop]
> klik [personalize] > pilih [windows 7 basic].
tutup jendela personalize.
b. Nonaktifkan aero shake.
Fitur berfungsi Jika ada beberapa jendela yang aktif, dan salah satu jendela yang aktif di gerak-gerakkan, maka secara otomatis jendela yang lain akan di minimize. Untuk menonaktifkan fitur aero shake ini dilakukan dengan cara :
Buka group policy editor dengan cara klik tombol [start]
>ketik “gpedit.msc” (tanpa tanda”)
>tekan [enter].
Setelah muncul halaman local group policy editor, masuk ke [User Configuration] > [administrative template] > [desktop].
Pada jendela sebelah kanan klik 2x “ turn off aero shake windows minimizing mouse gesture” > pilih [enable] dan klik [OK].
c.Nonaktifkan aero snap
Cara menonaktifkan aero snap adalah :
Masuk ke [control panel], Klik [ease of acces] > klik [ease of acces center] > klik [Make the mouse easier to use]
Beri centang pada “Prevent windows from being automatically arranged when to the edge of the screen”. Klik OK.

6. Matikan aplikasi yang tidak perlu dijalankan pada saat startup.
[Start] > ketik “msconfig” tekan [enter]
> Klik pada tab [startup] > hilangkan centang pada aplikasi yang tidak diperlu dijalankan saat startup. Klik OK.

7.Nonaktifkan service yang tidak diperlukan
[Start] > ketik “services” (tanpa tanda “) > tekan [enter].
Klik kanan pada service yang mau dinonaktifkan kemudian klik [properties]. Klik [disable] jika kita ingin service tidak selalu dijalankan pada saat windows dinyalakan, atau klik [stop] untuk mematikannya. Klik [OK].

8.Matikan Feature gadget di desktop.
Untuk menonaktifkan gadget pada windows 7 dilakukan dengan cara : [Start] > [Control Panel] > [Programs] >[Turn Windows features on or off ]
> hilangkan centang pada “Windows gadget platform > Klik [OK].

9.Menggunakan semua core untuk booting.
Komputer dengan prosesor banyak core, sebaiknya menggunakan semua core pada saat windows booting. Untuk mengatur agar semua core dipakai saat windows boot dapat dilakukan dengan cara :
Masuk pada system configuration dengan cara klik [start] kemudian mengetik “msconfig”, lalu tekan [enter]
Klik tab [boot] > pilih [system operasi windows 7]. Klik tombol [advanced options], sehingga muncul kotak dialog boot advance option, beri centang pada [Number of processor] kemudian pilih jumlah processor.

Tambahan :
•    Jangan memasang addons pada browser terlalu banyak. Karena addons yang terpasang juga membutuhkan ruang di memori.

•    Lakukan defragmentasi hard disk paling tidak satu bulan sekali [Start] > [all program] > [Accessories] > [System tools] > [disk defragmenter]. Pilih salah satu drive kemudian klik [defragment].
Demikian trik ini mudah-mudahan bisa mempercepat kinerja laptop anda. Jika ada kekurangan silahkan di tambahkan….

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: