Beranda > Komputer > Laptop Hardware problem analisys prosedure

Laptop Hardware problem analisys prosedure

Jika mengalami masalah pada laptop, ada beberapa definisi trouble yg terjadi pada laptop, Gejala-gejala kerusakan dan standar pengecekannya :

 

Hank,suka Restart,Blue screen,tidak bisa di instal OS

 

 

 

Software checking

  • untuk mengetahui apakah yang bermasalah adalah software,coba hidupkan Laptop tanpa menggunakan hardisk(Hdd)..
  • Hidupkan Laptop masuk ke bios settup(F2/F10/dell) ubah settingan ke settup defould(f9 kemudian F10 enter).Gunakan Hirent boot utility (f12 untuk merubah boot option-boot from cd-pilih xp mini)jalankan windows mini dari cd,lakukan pengecekan,jika tidak ada masalah kemungkinan besar permasalahan ada pada HDD atau software windownya.
  • Instal ulang OS(windows) jika masih bermasalah coba jalannkan dengan menggunakan HDD lain.jika normal berarti permasalahannya terjadi pada HDD drivenya.

Jika analisa tersebut diatas sudah dilakukan ternyata masih bermasalah,kita lakukan analisa berikutnya:
.Hardware cheking.

Lepaskan semua device (hdd,optick,keyboard,Lcd,battery)

  • Hidupkan Laptop dengan menggunakan Lcd external,keyboard external dan Hdd.

“jika Laptop berjalan dengan normal,berarti salah satu device ada yang bermasalah,sehingga ICH chip stop working/Protect error.
cobakan device satu persatu untuk mengetahui device yang mana yang bermasalah.

Jika prosedur diatas telah dilakukan tetapi Laptop masih bermasalah,dapat kita pastikan permasalahan ada pada motherboard komponen.

Sebelum melakukan pengecekan pada motherboard componen yang onboard,kita mulai melakukan pengecekan pada componen yang non onboard terlebih dahulu.

  • pengecekan pada ram/sodim,lakukan penggantian memori atau dengan memindahkan memori ke soket yang lainnya untuk mengetahui apakah hanya soket memori yang bermasalah.
  • Lakukan analisa yang sama seperti diatas pada procesor.

jika permasalahan masih terjadi dapat kita pastikan permasalahan terjadi pada komponen motherboard yang akan kita bahas pada Bahasan Selanjutnya.

  • Tidak ada indikator Lampu (Mati Total)
  • Pertama tama kita lakukan adalah pengecekan pada adapter. Lakukan pengecekan dengan menggunakan multitester untuk mengetahui adapter mempunyai tegangan atau tidak.jika tidak lakukan penggantian adapter.

Pada saat penggunaan adaptop hal yang wajib kita lakukan adalah memperhatikan led/lampu indikator pada adapter.jika lampu berkedip/mati.segera puruskan hubungan dengan Laptop karena sudah bisa dipastikan bahwa ada componen motherboard yang short.

Permasalahan short kita bahas pada sesi Selanjutnya

  • Led nyala(power on)tetapi tidak ada display. Analisa pertama yang kita lakukan adalah dengan melihat indikator Hdd bekerja atau tidak.jika bekerja berarti mesin bekerja tetapi tidak menampilkan display pada monitor.

Gunakan monitor external,jika tampil,kemungkinan terjadi ada 5:

  •  Lcd/Led cable.lakukan penggantian atau dengan cara memperhatikan jika ada bekas putus atau terbakar pada kabel.Inverter adalah suport balas untuk backlight display .ciri cirinya kalau kita perhatikan sebenarnya display tampil tetapi gelap karena backligt mati.ini dapat disebabkan neon lcd mati atau inverter mati,atau power untuk inverter yang bermasalah.lakukan penggantian inverter untuk mengetahui apakah inverter dalam keadaan baik atau tidak.

 

  •  Lcd/Led pengecekan Lcd/atau Led.Jika indikator pada HDD tidak menyala atau motherboard menampilkan kode error seperti bunyi atau signal lampu.contoh bunyi beep atau lampu indikator berkedip2.menandakan kerusakan terjadi pada motherboard komponen.

sebelum kita menganalisa motherboard komponen yang onboard(terintegrasi pada motherboard)sebaiknya kita melakukan pengecekan.

  •  Power hidup,bisa masuk windows tetapi battery tidak terdeteksi.Perhatikan indikor pada windows battery indikator,lepas battery dalam keadaan hidup,kemudian pasang kembali,kalau battery terdeteksi berarti hanya penginstalan battery yang kurang baik/longgar.

 

  1. beberapa metoda analisa untuk battery :

 

  • Lakukan penggantian untuk pengetesan.melakukan pengukuran pada battery slot.biasanya ada 7 pin dimulai dari negatif(Ground)ditandai pin 2bh lebih panjang dari yg lainnya.ukur 4pin yang lebih pendek dari ground.seharusnya output recharging system yang normal mengeluarkan tegangan 2x 3v dan 2x 5v..jika tegangan tidak keluar atau berubah ubah atau tidak mencukupi tegangan yang dibutuhkan,dapat dipastikan permasalahan terjadi pada komponen motherboard(recharging system).

Jika pengukuran sesuai seperti standard yang battery butuhkan,dipastikan battery atau komponen pada battery pack yang bermasalah.

Beberapa indikasi yang sudah pasti berasal dari koponen motherboard.

  •  Led flash
  • Vga chip-I.O chip-power componen
  • Led blinking berubah warna menjadi merah.
  • Induksi-jalur pcb longgar-non onboard device longgar/bermasalah.
  • Hank pada logo,tidak mau masuk bios.
  • error message tidak mau masuk bios.
  • Led nyala no display
  • Bios-VGA-soket memori-procesor-komponen short-I.Ochip-Vcccore problem dll.
  1. soema
    12 Juli 2012 pukul 17:45

    terima kasih sharingnya semoga membawa manfaat, dan memberi pahala bagi penulisnya

  2. lks
    14 Mei 2012 pukul 15:07

    terima kasih gan sharenya, sangat bermanfaat…

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: