Beranda > Tak Berkategori > zakat yang salah

zakat yang salah

saya banyak mendengar di beberapa wilayah yang masih salah dalam megkonsepkan kewajiban berzakat.

” Zakat itu wajib untuk yang mampu…., kalau yang tidak mampu wajib dizakati”

konsep ini banyak diterapkan di beberapa wilayah, padahal makna dan pengaplikasiannya “SALAH” ……..

Rasulullah saw. bersabda:

(( بُنِيَ الإِسْلامُ على خَمْسٍ: شَهادَةِ أن لا إِلهَ إِلاَّ اللَّهُ، وأنَّ مُحَمَّداً رَسُولُ اللَّهِ، وَإقامِ الصَّلاةِ، وَإيتاءِ الزَّكاةِ، وَالحَجِّ، وَصَوْمِ رَمَضَانَ ))

“Islam dibangun atas lima rukun: Sahadat, laa Ilaha Illallah dan muhammad utusan Allah, menegakkan shalat, membayar zakat, haji dan puasa Ramadhan”(HR Bukahri dan Muslim)
Jelasnya Ciri ciri Orang Islam itu menjalankan 5 perkara tersebut. Termasuk dalam hal Zakat Fitrah, maka hukumnya Wajib Bagi setiap Muslim tanpa terkecuali……

Konsep yang ada di beberapa wilayah tersebut menerapkan bahwa yang wajib berzakat fitrah itu untuk orang yang mampu saja, yang tidak mampu wajibnya menerima zakat.

konsep ini jelas2 salah….. karena :

1. Zakat fitrah hukumnya wajib untuk setiap muslim sebagaimana shalat dan puasa.

2. Zakat fitrah merupakan salah satu syarat keislaman.

Jika ada seorang muslim yang tidak membayar zakat berarti ia tidak ISLAM….

ada sebuah pertanyaan kepada seorang ustadz :

” bagaimana bila ada seorang yang betul2  tidak mampu membayar zakat, Buat makan saja susah Ustad, apalagi untuk membayar zakat..??”

Atau

” Ustadz…, Di tempat saya ada seorang nenek tua renta yang seluruh keluarga sudah tidak ada, ia hanya hidup seorang diri tapi masih mampu menjalankan aktivitas ibadah, untuk nafkahnya ia mencari kayu bakar di hutan yang penghasilannya perhari berkisar  Rp. 1.000,- s/d Rp. 3.000,- saja. bagaimana caranya si nenek tadi bisa membayar zakat yang hukumnya wajib…”

Anak yang lahir pada pagi hari sebelum shalat ied, hukumnya wajib untuk dikeluarkan zakat fitrahnya oleh orang tuanya.

Jadi bagaimana caranya….???

Caranya :

Yang tidak mampu membayar zakat tadi datanglah ke masjid2 yang membuka Panitia penerimaan Zakat Fitrah. katakan kepada amil zakat bahwa ia ingin sekali membayar zakat Fitrah akan tetapi tidak mampu menunaikannya karena keterbatasannya.

Bagi Amil Zakat fitrah,  ini harus difahami benar2 agar tidak salah dalam penerapannya.

Amil zakat dan si fakir miskin tadi duduk berhadapan untuk melakukan ijab zakat fitrah…. Amil membawa beras dari setoran yang sudah masuk ke masjid sebanyak 2,5Kg,  setelah itu menyerahkan kepada si fakir tadi dengan ucapkan” ini Zakat fitrah untuk anda”

setelah itu yang fakir tadi menyerahkan kembali untuk menunaikan zakatnya dengan beras tadi. dengan mengucapkan ” saya keluarkan zakat fitrah untuk diri saya pada tahun ini karena allah ta’ala”.

sampai disini tuntaslah kewajiban si fakir tadi dalam menunaikan zakatnya….

setelah itu Amil Tadi menyerahkan kembali berasnya kepada si fakir tadi ucapkan ” ini Zakat fitrah untuk anda”.

Dengan cara ini maka selesailah permasalahannnya

Cara ini sebenarnya mudah, tetapi masih banyak yang belum memahami…..

Sesungguhnya islam itu mudah, tetapi jangan mempermudah………

Mudah-mudah bermafaat buat semua…. amien….

< Minta sarannya dong dengan menklick icon diatas artikel ini. Trims>              

Kategori:Tak Berkategori Tag:, , ,
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: